Home | Profile | News | Articles | Nyantrik | Agenda | Testimonial | Gallery | MP3 | Naskah | Guestbook | Contact | Sanggar Bima
Articles
KI MANTEB DUKUNG GERAKAN BUDAYA “ WATAK” PDF Print E-mail
Thursday, 01 July 2010 11:49
There are no translations available.

Tanggal 5 juli launching..KOMUNITAS WATAK (Wayang Tradisi Kreatif) TANGGUL BUDAYA.

 

ACARA :


A.- 13.00 WIB- Workshop Wayang untuk Warga Kampung dan anak2 bersama Sdr Sigit Setiyawan,

B- 15.00 Wib-Pentas wayang kulit dengan dalang Cilik : Amar Pradhopo ZB (putra Warsena Slank) kolaborasi Kerawitan Desa

Mancasan

C- 19.30 Wib-Diskusi Wayang bersama : Ki Manteb Sudarsono dan Ki Slamet Gundono.

D- 20.30 Wib-Pentas WAyang kulit Kidalang Hartono Bagong dari Desa Mancasan di iringi Group kerawitan Mekar Dari Mancasan.


SeKLumit Tentang Komunitas WATAK

Komunitas WATAK (Wayang Tradisi Kreatif) merupakan komunitas para pemerhati kesenian Wayang, khususnya Wayang Kulit. Komunitas ini tidak hanya berasal dari kalangan seniman pedhalangan saja, melainkan juga dari kalangan lintas seni lainnya, seperti dari kalangan seniman teater, seni rupa, musik dan sebagainya. Juga tidak menutup kemungkinan dari kalangan lintas di luar kesenian, seperti pengusaha, cendikiawan, dan sebagainya.
Latar belakang dibentuknya Komunitas WATAK adalah bertolak dari ralitas minimnya perhatian terhadap kesenian Wayang, baik dari pemerintah maupun masyarakat pada umumnya. Padahal di dalam kesenian Wayang terkandung karya seni yang tinggi, bahkan Wayang merupakan puncak karya kebudayaan Indonesia, dan dunia mengakui sebagai karya warisan dunia yang harus dilestarikan.
Tapi lebih sederhana lagi, sebenarnya istilah Wayang Tradisi kreatif dimunculkan awal oleh Goenawan Muhammad..KEMUDIAN bertolak dari gagasan Slamet Gundono yang menginginkan adanya komunitas yang melakukan kegiatan rutin dalam bentuk seni pertunjukan Wayang Kulit maka dibentuk Komunitas Watak (Wayang tradisi kreatif). Dipertegas lagi dengan pernyataan Ki Manteb Soedharsono, bahwa seniman pedhalangan khususnya, tidak pernah memperhatikan benar-benar perihal komunitas, sehingga Wayang semakin hari semakin terasa kehilangan komunitasnya. Gagasan dan pernyataan tersebut akhirnya berkembang menjadi bagaimana kreatifitas tidak berkembang pada wilayah estetis semata, melainkan berkembang ke wilayah sosial juga. Maka muncul istilah wayang tradisi kreatif dijadikan nama Komunitas disingkat Komunitas WATAK.

Read more...
 
Pidato KI MANTEB SOEDHARSONO dalam Upacara penganugerah Penghargaan NIKKEI ASIA yang ke 15 PDF Print E-mail
Friday, 14 May 2010 22:09
There are no translations available.

Yang terhormat Pimpinan Surat Kabar Nikkei, dan
Para hadirin yang saya muliakan.

Sudah tiga kali saya berkunjung ke Jepang, bersua dengan sahabat-sahabat saya pencinta wayang kulit Purwa. Hari ini, atas kebaikan hati Surat Kabar Nikkei,  untuk keempat kalinya saya bertandang kesini, guna menerima Penghargaan Nikkei Asia yang ke 15 tahun 2010. Sungguh, saya tidak pernah bermimpi mendapatkan penghargaan ini, apalagi mendapat kesempatan berbicara didepan tokoh-tokoh terhormat dan terpilih. Saya sungguh bersyukur dan merasa tersanjung. Mengapa? Pertama, penghargaan ini datang dari sebuah surat kabar yang sangat bergengsi dan berwibawa, tidak hanya di Jepang, tetapi dunia telah mengakuinya. Kedua, walau saya bukanlah orang Indonesia pertama yang menerima Penghargaan Nikkei Asia, tetapi saya adalah Dalang pertama yang memperoleh anugerah ini, setelah lebih dari lima puluh tahun berprofesi sebagai Dalang Wayang Kulit Purwa.
Oleh karena itu, kepada Pimpinan, wartawan, karyawan, dan  seluruh pembaca surat kabar Nikkei, baik yang berbahasa Jepang maupun yang berbahasa Inggris, dari lubuk hati yang paling dalam, atas nama pribadi dan keluarga, dan atas nama jagad pewayangan Indonesia, saya menyampaikan terima kasih, terima kasih dan sekali lagi terima kasih yang tak terhingga. Arigato, arigato, arigato gozaimasu.

Read more...
 
KI MANTEB SOEDHARSONO RAIH PERHARGAAN “NIKKEI PRIZE AWARD 2010 PDF Print E-mail
Friday, 14 May 2010 21:31
There are no translations available.

Kembali dalang kondang asal Karanganyar Ki Manteb Soedharsono mendapatkan pengakuan internasional atas kiprahnya di jagad seni wayang kulit.

Setelah pada tahun 2004 mendapatkan kehormatan mewakili komunitas dalang Indonesia untuk menerima piagam penetapan UNESCO atas kesenian wayang sebagai Masterpieces of the Oral and Intangible of Heritage of Humanity, kembali tahun ini (2010) Ki Manteb Soedharsono mendapat pengakuan internasional berupa “ Nikkei Asia Prize Award 2010” yang akan diterimanya di Tokyo pada tangal 19 Mei 2010. Berdasarkan surat pemberiatuhan dari pihak Nikkei Inc menegaskan bahwa Ki Manteb telah terpilih sebagai pemenang tahun ini dari Nikkei Asia Prize untuk kategori Budaya, karena Ki Manteb dinilai telah memberikan kontribusi besar dalam melestarikan dan pada saat yang sama, Ia membawa angin baru bagi pembahuruan dunia wayang kuIit, serta memilki kepemimpinan yang kuat dalam menciptakan tradisi baru dalam wayang kulit.

Nikkei Asia Prize Award merupakan program penghargaan kehormatan bagi orang Asia, perhargaan tersebut dirancang untuk mengakui prestasi yang luar biasa yang meningkatkan kualitas hidup di Asia dan memberikan kontribusi signifikan dalam tiga bidang, yaitu: pertumbuhan regional; ilmu pengetahuan, teknologi dan inovasi; dan budaya  demi terciptanya stabilitas regional.

Read more...
 
Ki Manteb Mandapatkan Hidayah Dari Sang Buah Hati PDF Print E-mail
Monday, 10 May 2010 23:27
There are no translations available.

Anak adalah anugerah Allah yang tak terhingga. Ia bagaikan permata dalam sebuah keluarga. Menghadirkan kesenangan dan kebahagiaan di kala susah. Dan menjadi penghibur di saat sedih. Karena itu, tak lengkap bila kebahagiaan yang dirasakan tanpa kehadiran seorang anak dalam keluarganya.

Read more...
 


Co-Management

PANGLIMA arts management

c.p HONGGGO UTOMO

Hunting: +62 821 4131 9468
+62 85 7080 70 777
Office :  +62 351 438720

E-mail :
honggo.othernight@gmail.com
pang5arts@yahoo.co.id

 

Banner

Testimonial

nina wahyu
Date: May 14, 2010


SELAMAT, SEMOGA SUKSES SELALU..
Banner
Banner