Depan | Profil | Berita | Artikel | Nyantrik | Agenda | Testimoni | Galeri Foto | MP3 | Naskah | Buku Tamu | Kontak | Sanggar Bima
Berita
Ki Manteb Doakan Pilpres Sukses PDF Cetak Surel
Kamis, 13 May 2010 16:19

SEMARANG, KOMPAS.COM--Ki Manteb Sudarsono, dalang kondang asal Solo mengajak masyarakat untuk tidak menjadi golongan putih (golput) dalam Pemilu Presiden (Pilpres) 2009 mendatang.

"Sebaiknya, pilihlah pemimpin yang berjiwa kebangsaan, bertindak bijaksana dan memiliki rasa cinta kasih," kata Ki Manteb usai acara "Ruwat Bedah Bumi" di Perumahan Ayodya Sekaran Gunungpati Semarang, Sabtu.

Menurut dia, tiga kriteria tersebut mutlak diperlukan untuk memimpin bangsa Indonesia ke depan, sebab banyak persoalan yang dihadapi bangsa ini.

Selengkapnya...
 
Pagelaran Ki Nartosabdho - Ki Manteb, Serasa Pertunjukan Drama PDF Cetak Surel
Kamis, 13 May 2010 16:01

Kapanlagi.com - Kolaborasi pagelaran wayang kulit dari suara asli Ki Nartosabdho (alm) yang sebelumnya telah direkam dan Ki Manteb Soedharsono, di Gedung Kesenian Jakarta, Kamis (10/5) malam, merupakan pertemuan sepanggung 'guru dan murid', yang kompak, mulus dan cantik.

Ki Nartosabdho yang wafat pada 7 Oktober 1985, malam itu mendendangkan kembali suluk magis, antawacana (dialog), tembang, dan gending terbaiknya. Sementara sang murid, Ki Manteb Soedharsono, melengkapi dengan 'sabetan' bertenaga.

Selengkapnya...
 
Ki Manteb Pecahkan Rekor Mendalang 24 Jam Tanpa Henti PDF Cetak Surel
Selasa, 11 May 2010 00:00

SELAMA sehari dua malam, Sabtu-Minggu (4-5/9), halaman RRI Semarang seperti menjelma menjadi medan Kurusetra. Penuh kelebatan bayangan wayang-wayang yang sedang berperang, memperebutkan tahta Astinapura. Penyebabnya? Dalang ''setan'' Ki Manteb Sudarsono memeragakan kepiawaian olah sabet dan antawacana lewat lakon ''Baratayudha Jaya Binangun''. Pagelaran bertajuk Wayang Kulit Spektakuler tersebut, digelar dalam rangkaian peringatan Hari Radio Ke-59.

Bayangkan, tidak cuma sedalu natas (semalam suntuk), tetapi sehari dua malam! Karena itu, begitu dalang asal Karangpandan Kabupaten Karanganyar itu memungkasi pertunjukannya pada pukul 21.43 WIB, kemarin, Muri memberikan penghargaan sebagai pemegang rekor ke-1.249. Yaitu, pertunjukan wayang terlama dan berlangsung nonsetop 24 jam.

Selengkapnya...
 
Babad Wonomarta, Lakon Ki Manteb di JW Marriott PDF Cetak Surel
Senin, 10 May 2010 00:00

Jakarta, beritabaru.com – Babad Wonomarta menggema di Hotel JW Marriott, Jakarta, dalam sebuah pertunjukan wayang kulit. Dalang kondang Ki H Manteb Soedarsono, yang berjuluk ‘Dalang Setan’, sukses membawakannya, dengan terjemahan oleh warga negara Amerika yang mencintai kebudayaan wayang, Kathryn Emerson.

Yayasan Lontar dan Putrowijoyo Parwo, bekerja sama dengan Center for Development Studies (CIDES) serta Persatuan Pedalangan Indonesia (PEPADI) DKI Jakarta, sukses dengan proyek kebudayaan itu. Pertunjukan akhir Oktober lalu, itu merupakan wayang kulit The Bima Series, dalam lakon Babad Wonomarta.

Rohmad Hadiwijoyo, pendiri Paguyuban Putro Wijoyo Parwo, sekaligus Ketua Dewan Pengurus Yayasan Lontar mengatakan, wayang kulit merupakan kekayaan budaya Jawa yang harus dijaga dan terus dilestarikan. “Jangan sampai budaya kita, seperti wayang kulit dicuri dan dipatenkan, menjadi milik negara lain.”

Menurut Rohmad, rangkaian pagelaran The Bima Series, salah satu cara para pecinta wayang agar wayang kulit dapat lebih diterima dan dipahami generasi muda dan masyarakat perkotaan pada umumnya.

Seri pertama berlakon Bima Bungkus, telah gelar di Hotel Dharmawangsa, Jakarta, 24 April 2009, dengan dalang Ki H Anom Suroto. Seri kedua, dengan cerita Bale Segolo-Golo, di Cilandak Town Square, 30 Juli 2009, dengan dalang Ki Joko Edan.

Rohmad yang juga Direktur Utama PT Resources Jaya Teknik Management Indonesia (RMI Group) – sebuah grup perusahaan yang bergerak di sektor energi dan pertambangan - banyak hal menarik yang  bisa dipetik dari cerita-cerita wayang. Direktur Eksekutif CIDES ini menyebutkan, setiap tokoh menggambarkan suatu karakter dalam kehidupan manusia, dengan rangkaian cerita penuh falsafah hidup dan nilai-nilai luhur yang bisa menjadi penuntun hidup.

Pada acara di JW Marriott itu, pargelaran diselingi pemberian apresiasi, berupa Asuransi Kesehatan kepada beberapa dalang dan seniman di Indonesia. Penghargaan ini, kata Rohmad, diberikan sebagai salah satu bentuk penghormatan atas jasa-jasa dalang yang sudah meluangkan waktu dan tenaganya dalam upaya melestarikan kebudayaan Jawa.

Ketua Yayasan Lontar John H McGlynn menyatakan, pagelaran wayang kulit ini juga bertujuan menggalang dana dalam rangka memproduksi paket buku pendidikan dan ensiklopedia wayang dan kebudayaan Indonesia. Paket buku itu terdiri dari lima bahasa, Perancis, Inggris, Jerman dan Indonesia.

“Buku ini akan digunakan di sekolah-sekolah di seluruh Indonesia dan seluruh dunia,” ujar John. (*).

 
Ki Manteb Hibur Warga Blora PDF Cetak Surel
Senin, 10 May 2010 00:00

BLORA - Dalang kondang Ki Manteb Sudarsono Sabtu (8/5) malam lalu menghibur warga Blora. Dalang asal Surakarta yang terkenal dengan sabetan wayangnya itu tampil di alun-alun Kota Blora membawakan lakon Pandawa Membangun Hutan Mustika. Lakon itu sejalan dengan acara pencanangan Jateng hijau yang dipusatkan di Blora.

Sebelum pentas wayang, dilakukan penyerahan PWI Award pada para tokoh di Jateng yang dinilai berjasa melestarikan alam. Di antaranya, Gubernur Jateng Bibit Waluyo dan Bupati Blora Yudhi Sancoyo yang malam itu hadir.

Selengkapnya...
 
Ki Nartosabdho "Berduet" dengan Ki Manteb Soedarsono PDF Cetak Surel
Selasa, 01 May 2007 00:00

Jakarta (ANTARA News) - Untuk pertama kalinya di Indonesia, penggemar wayang kulit akan disuguhi pergelaran spektakular berupa "duet" dua maestro wayang, dalang legendaris almarhum Ki Nartosabdho dan dalang kondang Ki Manteb Soedharsono, di Gedung Kesenian Jakarta (GKJ), pada Kamis, 10 Mei 2007.

Siaran pers Creative Center yang diterima ANTARA News, Senin, menyatakan, melalui lakon "Bradjadenta Mbalela" dan "Alap-alapan Sukesi", suara asli Ki Nartosabdho yang telah direkam akan ditampilkan kembali dan disandingkan berduet dengan dalang kondang Ki Manteb Soedharsono.

"Konsep show yang kami gagas memang tergolong unik, dan baru kami yang akan mencobanya di Indonesia," kata Bram Kushardjanto, produser yang menggagas pergelaran tersebut.

Selengkapnya...
 
<< Mulai < Sebelumnya 1 2 3 Selanjutnya > Akhir >>

JPAGE_CURRENT_OF_TOTAL

Co-Management

PANGLIMA arts management

c.p HONGGGO UTOMO

Hunting: +62 821 4131 9468
+62 85 7080 70 777
Office :  +62 351 438720

E-mail :
honggo.othernight@gmail.com
pang5arts@yahoo.co.id

 

Banner

Testimonial

nina wahyu
Date: May 14, 2010


SELAMAT, SEMOGA SUKSES SELALU..
Banner
Banner